Minggu, 02 Oktober 2016

etika komputer

Nama             : Marria Tesalonika Siregar
NIM               : 1605551097
Matkul            : sosial media(C)
Dosen              : I Putu Agus Eka Pratama,ST.MT
Jurusan/fakultas/universitas: teknologi informasi/teknik/udayana

ETIKA KOMPUTER


Dalam dunia computer dan internet terdapat yang namanya etika. Mengingat bahwa di dalama pemanfaatan computer dan internet yang menghubungkan semua pengguna di berbagai tempat, maka akan terbentuk satu atau beberapa buah kelompok pengguna computer dan internet, dalam bentuk komunitas maupun masyarakat digital, masyarakat infomasi. Dengan adanya interaksi anatar pengguna computer dan internet inilah, maka diperlukan aturan yang dipahami bersama dalam bentuk etika.

1.              ETIKA

Etika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang aturan-aturan atau norma moral   yang ada  dalam satu lingkup atau lebih untuk mewujudkan tujuan bersama menurut para ahli ada beberapa definisi etika:
1.      Aristoteles menyatakan definisi etika sebagai bagian dari filsafat moral yang mengatur tentang akhlak,watak,sikap,dan cara pikir manusia.
2.      Poerwadaminta, menyatakan bahawa etika merupakan ilmu pengetahuan terkait dengan asas-asas akhlak
3.      K bertens, menyatakan etika ke dalam tiga buah definisi yaitu; etika sebagai sistem nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok di dalam mengatur tingkah laku,etika sebagai kumpulan dari asas dan nilai moral, serta etika sebagai ilmu tentang yang baik dan buruk.

Beberapa contoh dari etika secara garis umum,
·         1.Mengucap salam kepada dosen  saat bertemu
·         2.Memberikan sesuatu menggunakan tangan kanan
·         3.Makan menggunakan tangan kanan
·         4.Mentaati rambu lalu lintas
·         .5.Membuang sampah  pada tempatnya
·         6. Mengucapakan terimakasih jika diberi sesuatu
·         7.Meminta maaf  jika melakukan kesalahan, dan lain-lain


2.                    ETIKA KOMPUTER

Etika komputer adalah sekumpulan asas dan akhlak dari perbuatan yang dianggap baik dan terpuji, yang berkaitan dengan pemanfaatan komputer dan interaksi antar pengguna komputer. Etika komputer berkembang seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan perkembangan pemanfaatan komputer di berbagai bidang kehidupan manusia.pada beberapa, etika komputer dimasukkan sebagai salah satu bidang ilmu baru di dalam ranah ilmu komputer. Tahap-tahap perkembangan etika komputer;

v  Tahap pertama perkembangan etika komputer (1940-1950)
Pada tahap ini, komputer sedang mengalami proses perkembangan, terutama untuk keperluan perang. Banyak komputer besar yang digunakan untuk melakukan perhitungan matematis rumit terkait dengan perag, pengendalian alat perang, pemecahan sandi musuh, radar, dan keperluan militer lainnya. Norbert Weiner, seorang professor dan penemu meriam anti pesawat, memikirkan dampak lain dari pesatnya teknologi di masa tersebut, yang dapat berakibat fatal bagi kehidupan manusia, apabila tidak dilandasi dengan sebuah etika.

v  Tahap kedua perkembangan etika komputer (1960)
Pada tahap ini, komputer secara fisik mengalami perkembangan pesat dan menuju ke arah yang lebih baik (ukuran, performasi). Seiring dengan makin banyaknya data-data penting tersimpan di dalam komputer tersebut dan makin mahalnya harga komputer di jaman ini, maka memunculkan tindakan oleh beberapa orang untuk melakukan kejahatan komputer. Banyak tindakan kejahatan pengguna komputer yang tidak memperdulikan adanya etika dalam pemakaian internet.

v  Tahap ketiga perkembangan etika komputer (1970)
Pada tahap ketiga ini, komputer mulai merambah ke arah komputer pribadi. Ini berarti bahwa komputer mulai mengenal sistem operasi dengan perangkat lunak yang mendukung GUI ( Graphic User Interface), pemanfaatan mouse, penggunaan IC untuk menjadikan ukurannya lebih kecil. Salah satu konsep kecerdasaan buatan di bidang kesehatan dengan menciptakan aplikasi psikoterapi bernama ELIZA. Semenjak tahun 1970 inilah, seiring dengan mulai maraknya komputer pribadi dan sistem operasi untuk komputer pribadi( beserta dengan aplikasi – aplikasi di dalamnya), maka etika komputer mulai banyak digunakan dan dikaji secara ilmiah.salah satu kajian ilmiah mengenai etika komputer dijadikan sebuah buku oleh Deborah Johnson.

v  Tahap keempat dan kelima (1980 dan 1990)
Pada tahun 1980,seiring dengan makin banyaknya pengguna komputer dan pengguna jaringan komputer(terutama internet), maka mulai bermunculan beragam tindak kejahatan komputer dan ancaman di bidang komputer. Beberapa di antaranya yaitu ancaman privasi, permasalahan hukum terkait lisensi perangkat perangkat lunak, pengerusakan data komputer dan komputer secara fisik oleh pihak tidak bertanggung jawab, dan lain-lain. Pada tahun 1990, hal mengenai etika komputer menarik minat para peneliti di kawasan eropa dan Australia, untuk bersama-sama meneliti tentang etika komputer sebagai sebuah bidang baru di dunia komputer. Selain itu, untuk menambah dan merangsang minat masyarakat, terutama akademisi, di dalam menuangkan ide, pemikiran, dan bertukar informasi dan pendapat seputar etika komputer, makin banyak konferensi nasional maupun internasional yang diadakan di berbagai negara di kawasan eropa dan Australia. Etika komputer, yang dirillis dalam bentuk paper dan jurnal publikasi.

v  Tahap keenam perkembangan etika komputer (2004-sekarang)
Mulai dari tahun 2004, etika komputer mulai berkembang. Perkembangannya hingga saat buu ini ditulis, telah mempengaruhi berbagai negara di dunia untuk menciptakan dan mengesahkan undang-undang digital yang mengurusi kejahatan komputer. Beberapa bagian dari kejahatan komputer yang masuk ke dalam ranah etika komputer antara lain di bidang jual beli secara online, pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual,kode etik dan tanggung jawab profesi terkait dengan pemanfaatan komputer, dan lain-lain.

Ada pun beberapa manfaat etika komputer yang dimana diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengguna komputer dan pengguna jaringan komputer;
ü  Menciptakan suasana kondusif dan nyaman pada setiap pengguna komputer dan internet di dalam berdiskusi, berkomunikasi, dan memanfaatkan akses internet sesuai kebutuhan masing-masing.
ü  Menciptakan masyarakat dunia yang cerdas terhadap teknologi informasi, termasuk masyarakat Indonesia
ü  Menciptakaan kerukunan hidup antar pengguna internet di dunia, yang berdampak kepada kerukunan antara negara di dunia nyata
Disamping adanya manfaat ada juga hal-hal atau etika yang dijalankan yaitu; jangan menggunakan komputer untuk merugikan orang lain, jangan menduplikasi atau menggunakan software yang berbayar, jangan menggunakan komputer untuk melakukan kesaksian palsu, jangan menggunakan untuk merusak karya orang lain, dan masih banyak lagi. Tetapi disampig itu ada beberapa orang yang menjadi cyber bullying atau cyber crime yang dimana mereka tidak menyadari etika-etika komputer atau mereka sudah mengetahui etika tersebut tetapi tetap melakukan tindakan yang negatif. Berikut ada 3 contoh cyber crime;
ü 1. Penemuan celah keamanan sistem (Bugs)
ü  2.Pencurian data dan informasi
ü  3.Perusakan layanan umum

3         ETIKA KOMPUTER DI INTERNET

Etika komputer di internet atau netiket dapat diartikan sebagai etika yang digunakan di dalam berinteraksi dengan pengguna internet lainnya secara online, terdapat setidaknya tiga buah ranah di mana kita semua sebagai pengguna internet wajib mengikuti mentaati,dan melaksanakan netiket dengan baik. Beberapa contoh etika berkomputer di internet; biasakan menggunakan Bahasa Indonesia yang benar dan kata-kata yang sopan, tidak melakukan judge terhadap orang lain/ artis, diskusi sesuatu dalam group yang positif dan membangun satu sama lain, tidak menduplikasikan atau menyamar sebagai orang lain dalam account sosial media, menjalin perteman melalu sosial media dengan sehat dan mengenal satu sama lain.

4.                SOSIAL MEDIA DAN ETIKA KOMPUTER DAN ETIKA INTERNET

Sosial media adalah tempat dimana kita melakukan etika komputer dan internet sebagai pengguna komputer dan jaringan internet . Tetapi masih ada beberapa pengguna komputer yang masih tidak melakukan etika tersbut di dalam sosial media. Contoh beberapa etika komputer dan internet dalam sosial media:
1.      Tidak menjatuhkan orang lain
2.      Membuat komentar dalam sosial media harus dipikirkan terlebih dahulu
3.      Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
4.      Menggunakan kata-kata yang sopan
5.      Jangan membuat akun palsu dengan memakasi foto orang lain
6.      Dalam pertemanan dalam sosial media kita harus mengenal satu sama lain dahulu
7.      Berdiskusi dalam group online dengan pembahasaan yang positif dan membangun satu sama lain

8.      Tidak menduplikasi karya orang lain 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar